Laman

my campus

my campus

Senin, 21 Januari 2019

Tugas Softskill Peng.Teknologi Sistem cerdas bertema ROBOTIKA




ROBOTIKA
Robotika
     adalah satu cabang teknologi yang berhubungan dengan desain, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan, dan aplikasi dari robot. Robotika terkait dengan ilmu pengetahuan bidang elektronikamesinmekanika, dan perangkat lunak komputer.
     Pemikiran tentang pembuatan mesin yang dapat bekerja sendiri telah ada sejak Era Klasik, namun riset mengenai penggunaannya tidak berkembang secara berarti sampai abad ke-20 Kini, banyak robot melakukan pekerjaan yang berbahaya bagi manusia seperti menjinakkan bom, menjelajahi kapal karam, dan pertambangan.
Konsep Dasar Robotika
Sejarah Robot
Robot berasal dari bahasa Czech, robota, yang berarti pekerja. Pada dasarnya robot dibuat untuk mendukung dan membantu pekerjaan manusia, seperti yang banyak terlihat dibidang industri dimana robot dapat meningkatkan hasil produksi industri tersebut. Robot diklasifikasikan ke dalam 4 bagian, yaitu :

Non mobile robot
Robot ini tidak dapat berpindah posisi dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga robot tersebut hanya dapat menggerakkan beberapa bagian dari tubuhnya dengan fungsi tertentu yang telah dirancang. Contoh nyata dari robot ini adalah robot manipulator berlengan.

Mobile robot
Mobile dapat diartikan bergerak, sehingga robot ini dapat memindahkan dirinya dari satu tempat ke tempat lain. Robot ini merupakan robot yang paling populer dalam dunia penelitian robotik. Dari segi manfaat, robot ini diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi dalam transportasi, platform bergerak untuk robot industri , eksplorasi tanpa awak, dan masih banyak lagi. Robot line follower yang akan dirancang dalam proyek ini juga termasuk kedalam mobile robot.

Gabungan mobile robot dan non mobile robot
Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. Sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dabat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.

Humanoid
Robot ini sengaja dirancang dengan menirukan manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan dirobot ini. Contoh robot ini adalah robot ASIMO buatan Jepang. Robot line follower merupakan robot yang termasuk ke dalam mobile robot. Robot ini difungsikan untuk dapat mengikuti garis pada suatu lantai dan kemudian bergerak sesuai dengan pola garis tersebut. Robot ini menggunakan sensor yang memancarkan cahaya yang kemudian ditangkap oleh photodiode, yang apabila terkena garis putih photodiode akan menerima cahaya pantulan dengan maksimal. Sebaliknya jika terkena garis hitam, photodiode akan menerima cahaya yang minimum sehingga dihasilkan tegangan yang kecil.

Teknik Desain Robot

Dalam mendesain sebuah robot, perlu disesuaikan dengan fungsi dan kepentingan pembuatan robot tersebut. Misalkan seperti gambar di bawah, robot dengan menggunakan sistem roda dan sistem kaki biasanya digunakan sebagai navigasi (gerak berpindah) :
a.Mangikuti jalur
b.Berdasarkan obyek statik atau bergerak (menuju obyek, menghindari obyek /
halangan), berbasis vision, proximity, dll.
c.Berdasarkan urutan perintah (referensi trajektori)
Sedangkan robot dengan menggunakan sistem tangan sering digunakan sebagai manipulasi (gerak penanganan) :
a.Mengikuti posisi trajektori
b.Mengikuti obyek (berbasis vision, proximity, dll.)
c.Memegang, mengambil, mengangkat, memindah, atau mengolah obyek

Sistem Kontroler
Merupakan rangkaian elektronik yang setidak-tidaknya terdiri dari rangkaian prosesor ataupun mikrokontroler, signal conditioning untuk sensor (analog dan atau digital), dan driver untuk actuator. Bila diperlukan dapat dilengkapi dengan sistem monitor seperti seven segment, LCD (liquid crystal display), atau CRT (cathode ray-tube).

Mekanik Robot
Merupakan system mekanik yang dapat terdiri dari setidak-tidaknya sebuah fungsi. Jumlah fungsi gerak disebut sebagai derajat kebebasan atau degree of freedom (DOF). Sebuah sendi yang diwakili oleh sebuah gerak aktuator disebut sebagai satu DOF. Sedangkan derajat kebebasan pada struktur roda dan kaki diukur
berdasarkan fungsi holomic atau nonholomic.
Robotik studi kasus di dunia nyata
Peran Robot dan Kemajuan Teknologi Bagi Industri

Produktivitas dan efisiensi pada sebuah pabrik bisa ditingkatkan saat robot industri dipakai untuk menjalankan fungsi-fungsi pada lini produksi, seperti pengemasan dan palletizing, atau memilih dan menempatkan. 

"Sebagai contoh, pada lini produksi produk susu, robot berguna untuk mengangkat empat paket keju krim sekaligus dari sabuk conveyor dan memindahkannya ke tray plastik," ucap Gotfredsen.

Mengingat besarnya volume produksi, meningkatkan efesiensi di lini akhir akan berkontribusi mengurangi downtime, sementara mengoptimalkan produktivitas berarti bisa memenuhi permintaan yang lebih besar. 
 
Dengan robot-robot terkini yang memiliki antarmuka yang intuitif sehingga mudah untuk diprogram dan tubuh yang ringan, manufaktur akan menikmati fleksibilitas produksi. 

Ini sangat ideal di tengah kejenuhan di industri makanan dan minuman dengan makin beragamnya produk, siklus produk makin pendek, dan variasi pengemasan makin beragam. Perusahaan bisa belajar bagaimana memprogram dan memakai robot untuk mengotomatisasi lini produksi. 

Saat robot diintegrasikan dengan baik ke dalam proses atau pengemasan lini produk makanan dan minuman, operasional bisa makin dioptimalisasi untuk memenuhi berbagai variasi lini produk. 

Robot industri diklaim akan memainkan peranan kunci dalam membantu meminimalisasi ongkos produksi dan pada saat yang sama juga tetap kompetitif dengan pengurangan downtime

"Dengan cara ini, manufaktur di Indonesia bisa menghadapi melemahnya permintaan ekspor dan peningkatan ongkos produksi yang mempengaruhi performa bisnis industri makanan dan minuman,"




Rabu, 16 Januari 2019

Framwork Audit IT yang Akan Saya Gunakan Ketika Menjadi Auditor IT


Jika saya menjadi seorang auditor IT, saya akan memilih framework COBIT karena COBIT menyediakan kebijakan yang jelas dan sangat membantu dalam memahami dan mengelola resiko – resiko yang berhubungan dengan IT. COBIT juga menyediakan kerangka IT Governance yang detail untuk manajemen, pemilik proses bisnis, user, dan auditor.


Senin, 14 Januari 2019

Sertifikasi VMware


Sejarah Singkat Perkembangan VMware
VMware dibangun pada tahun 1998 dan dijalankan secara rahasia pada tahun pertamanya, dengan jumlah pegawai sekitar 20 orang saja. Pada tahun keduanya akhirnya perusahaan tersebut diluncurkan secara resmi, dengan produk pertamanya yaitu VMware Workstation.
Pada tahun 2001 mereka masuk ke pasaran server dengan produk VMware GSX Server dan VMware ESX Server. Tahun 2003 muncul VMware Virtual Center, VMotion, dan teknologi Virtual SMP, lalu tahun 2004 ditambahkan dukungan terhadap 64 bit. Di tahun yang sama, perusahaan tersebut diakuisisi oleh EMC.
Setelah melalui tahun-tahun yang cukup gemilang dengan berbagai produk yang dihasilkan, mereka akhirnya mengalami masa yang sulit dan cukup krusial. Pada tahun 2016 terjadi pengurangan pegawai dan beberapa tim eksekutif mengundurkan diri karena EMC akan diakuisisi oleh Dell.
Akhirnya pada tahun tersebut memang terjadi merger antara EMC dan Dell, tetapi VMware ternyata mengeluarkan Workstation dan Fusion versi terbaru secara gratis sebagai dukungan untuk Windows 10 dan Windows Server 2016. Pada tahun 2017, VMware tercatat di peringkat 3 dalam daftar perusahaan dengan penjualan tertinggi di Amerika Serikat.
Pengertian VMware
VMware adalah teknologi buatan Dell yang menyediakan platform perangkat lunak (software) untuk melakukan virtualisasi. Tidak hanya software untuk membuat mesin virtual saja, tetapi mereka juga memberikan layanan pendukungnya. Nama VMware sendiri diambil dari cabang milik Dell yaitu VMware, Inc. Mereka adalah perusahaan pertama yang sukses melakukan virtualisasi terhadap arsitektur x86 secara komersial.
Software VMware untuk komputer desktop bisa dijalankan di Windows, Linux dan macOS. Sementara software untuk server yang bernama VMware ESXi adalah sebuah hypervisor yang bisa dijalankan secara langsung di server tanpa memerlukan tambahan sistem operasi pendukung.

Manfaat Menggunakan Vmware

Manfaat utama dari VMware adalah memberikan pengalaman bagi para pengguna untuk merasakan versi virtual dari hardware meskipun tanpa bentuk fisiknya. Atau lebih sederhananya adalah kita bisa membuat versi virtual dari komputer di dalam komputer lain, dan menjalankan lebih dari satu sistem operasi pada sebuah komputer yang sama. Untuk pemakaian pada komputer server, VMware biasanya dipakai untuk mengoptimalkan penggunaan hardware pada server tersebut, yaitu dengan membagi sebuah server fisik menjadi lebih dari satu server virtual yang memilih fungsi dan kegunaan masing-masing.

Sedangkan untuk pengguna komputer desktop, VMware biasanya digunakan untuk menjalankan lebih dari satu sistem operasi dalam sebuah komputer yang sama. Contohnya adalah memasang sistem operasi Linux secara virtual pada sebuah komputer yang memakai sistem operasi Windows. Hal ini sering dilakukan oleh para mahasiswa jurusan IT yang ingin melatih kemampuannya dalam memahami banyak sistem operasi sekaligus. Dengan adanya mesin virtual tersebut, mereka tidak perlu khawatir untuk mencoba berbagai macam hal tanpa takut merusak sistem operasi utamanya. Dengan adanya mesin virtual, kita bisa dengan mudah berpindah OS tanpa perlu menyalakan ulang komputer kita. Pengembangan software yang multi platform juga bisa dikembangkan dengan lebih cepat melalui beberapa sistem operasi yang berbeda. Dan yang tidak kalah penting adalah VMware bisa membantu kita untuk membuat jaringan antar komputer meskipun tidak memiliki alat semacam hub atau switch.

Cara Kerja VMware

Cara kerja VMware adalah sistem akan melakukan peniruan dan membuat versi virtual atau imitasi dari hardware komputer yang kita gunakan. Dalam hal ini maka sistem akan membuat versi virtual dari media penyimpanan, CPU, RAM, CD ROM, dan berbagai macam hardware lainnya yang merupakan komponen penting dari sebuah komputer fisik. Keseluruhan versi virtual dari berbagai komponen tersebut akan membentuk sebuah mesin virtual yang bisa kita gunakan.

Sebuah software bernama Hypervisor bertugas untuk mengatur alokasi sumber daya dari komputer fisik yang akan digunakan oleh komputer virtual. Sistem operasi yang dipasang pada mesin virtual disebut sebagai guest OS dan akan dijalankan di luar dari sistem operasi utama.
OS utama biasa disebut dengan host OS, kinerja dari OS utama tidak akan terpengaruh dari apa yang terjadi di guest OS. Bahkan kita bisa membuat lebih dari satu guest OS yang berbeda dalam sebuah komputer fisik saja. Namun tentu saja perlu diperhatikan juga mengenai spesifikasi minimum yang dibutuhkan untuk bisa menjalankan VMware dengan baik.

Contoh Kasus :
PERBANDINGAN KINERJA VIRTUALIZATION SERVER MENGGUNAKAN VMware ESXi4.1.0 DENGAN
NON-VIRTUALIZATION SERVER

Lokasi penelitian yakni di ruang server Dept. SIM PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk tepatnya di Gedung Pintu Gerbang Utama Timur Lantai 3. Hardware yang digunakan pada server virtualization : IBM Blade Center H. Sedangkan hardware yang digunakan pada server native : IBM X3400. Sedangkan software-software digunakan pada server virtualization : IBM Blade Center H adalah sebagai berikut :
No
Spesifikasi
Produk
1
Platform Virtualization
VMware ESXi 4.1.0 Standard
2
Sistem Operasi
MS. Windows Server 2008 R2 Std.
3
VI Client
VMware vSphere 4.1
4
VI Server
VMware vCenter Server 4.1

Dalam penelitian ini tidak semua performance server virtual yang ada pada Ancol blade server diukur kinerjanya karena keterbatasan waktu dalam melakukan penelitian. Penelitian ini hanya memilih tiga database server ticketing yang utama dan yang paling krusial yang digunakan di lingkungan PT. PJA. Ketiga database Server Ticketing tersebut diimplementasikan di lingkungan virtual server dan native server. Adapun database server yang akan diuji dan dibandingkan performance-nya meliputi Server Ticketing PGU, Server Ticketing dufan, dan Server Ticketing rombongan. Adapun spesifikasi dari setiap Server Ticketing tersebut sebagai berikut :
1.      Server Ticketing PGU (Pintu Gerbang Utama)
2.      Server Ticketing Dufan
3.      Server Ticketing Rombongan

Meskipun pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini tidak dapat mewakili seluruh skenario ataupun kasus yang ada di dunia nyata khususnya di lingkungan PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk., namun dengan scenario yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.      Implementasi virtualisasi server di lingkungan PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk khususnya terkait server ticketing tidak berdampak terlalu besar terhadap performance server.
2.      Implementasi virtualisasi server di PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. secara performance server mengalami peningkatan karena adanya upgrade spesifikasi resource server dari native server ke virtual server. Sehingga kelemahan dari penerapan virtualisasi server yaitu menurunnya performance server pada virtual server tidak terjadi di PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk.



Referensi :
(Diakses Pada 11 Januari 2019 Pada Pukul 15.30 WIB)
(Diakses Pada 11 Januari 2019 Pada Pukul 16.12 WIB)

Pertanyan :
Jelaskan Domain COBIT & COSO Yang Berbasis Keamanan !

Jawaban :
COBIT
Pada domain COBIT yang membahas tentang keamanan ada pada Domain Deliver And Support (DS) pada proses DS5:Memastikan Keamanan Sistem. Domain ini mencakup penyampaian hasil aktual dari layanan yang diminta, termasuk pengelolaan kelancaran dan keamanan, dukungan layanan terhadap pengguna serta pengelola data dan operasional fasilitas.

COSO
            Sedangkan pada framework COSO komponen yang membahas mengenai kemanan ada pada komponen ke-3 yaitu Control Activities pada proses Security(Aplication And Framework). Pada komponen ini dibahas mengenai tindakan-tindakan yang diambil manajemen dalam rangka pengendalian internal.






Rabu, 09 Januari 2019

Kesan & Pesan selama di Gunadarma

Disini saya akan menceritakan kesan dan pesan saya disaat semester 1. Pada saat semester 1 banyak sekali kesan dan pesan yang saya alami di Universitas Gunadarma ini. Baik dari teman-teman saya, sahabat-sahabat saya dan juga dosen yang mengajari saya selama semester satu ini. Di Universitas Gunadarma ini saya ditempatkan di kelas 1DB08. Di mulai hari pertama saya masuk kuliah, saya berkenalan dengan teman-teman di kelas 1DB08 karena saya belum mengenali mereka Karena tidak ada yang pernah satu sekolah dengan saya saat dahulu, baik yang satu sekolah dasar SMP, maupun SMA. Sehingga sangat perlu bagi saya untuk berkenalan dengan teman sekelas saya. Menurut saya kami semua gampang sekali berbaur, Karena di hari pertama kami sangat banyak berinteraksi satu sama lain bahkan sangat sering bercanda satu sama lain. Dan lama-kelamaan pun saya mendapatkan 5 sahabat. Kami semua selalu melakukan aktivitas bersama seperti belajar bersama, mengerjakan tugas bersama, makan bersama, bermain bersama, jalan-jalan bersama, dan masih banyak lagi. Di saat ada salah satu dari sahabat kami yang berulang tahun maka kami akan membuat kejutan untuknya. Kami akan membuat kesan bagi yang berulang tahun agar kami semua bisa membuat kenangan disaat kami pisah nanti. Kami hampir melakukan kegiatan bersama dalam suka maupun duka.

Seiringnya waktu kami dipisahkan karena pergantian tujuan kami masing- masing teman teman memutuskan untuk menyudahkan kuliahnya di D3 sedangkan saya memutuskan lanjut S1 SISTEM INFORMASI terasa sudah lama di gunadarma saya merasakan ketidak seimbangan aantara fasilitas yang saya rasakan tidak sepdan dengan apa yang saya telah bayar. Dari mulai ac yang dibeberapa kelas mati air di toilet yang terkadang mati dan lift yang sering masalah. 
Ya semoga kedepannnnya UNIVERSITAS GUNADARMA mampu merubah fasilitas2 yang sudah ada menjadi lebih layak untuk dipakai serta kinerja dosennya yang lebbih baik lagi

Kamis, 03 Januari 2019

tulisan 4 isd

Potret kemiskinan di indonesia

Kemiskinan di Indonesia dan Distribusi Geografis
Salah satu karakteristik kemiskinan di Indonesia adalah perbedaan yang begitu besar antara nilai kemiskinan relatif dan nilai kemiskinan absolut dalam hubungan dengan lokasi geografis. Jika dalam pengertian absolut lebih dari setengah jumlah total penduduk Indonesia yang hidup miskin berada di pulau Jawa (yang berlokasi di bagian barat Indonesia dengan populasi padat), dalam pengertian relatif propinsi-propinsi di Indonesia Timur menunjukkan nilai kemiskinan yang lebih tinggi. Tabel di bawah ini menunjukkan lima propinsi di Indonesia dengan angka kemiskinan relatif yang paling tinggi. Semua propinsi ini berlokasi di luar wilayah Indonesia Barat seperti pulau Jawa, Sumatra dan Bali (yang adalah wilayah-wilayah yang lebih berkembang dibanding pulau-pulau di bagian timur Indonesia).
Propinsi dengan Angka Kemiskinan Relatif Tinggi:
ProvinsiOrang Miskin¹
Papua      28.5%
Papua Barat      25.4%
Nusa Tenggara Timur      22.2%
Maluku      19.2%
Gorontalo      17.7%
¹ persentase berdasarkan total penduduk per propinsi bulan March 2016
Tingkat kemiskinan di propinsi-propinsi di Indonesia Timur ini, di mana sebagian besar penduduknya adalah petani, kebanyakan ditemukan di wilayah pedesaan. Di daerah tersebut masyarakat adat sudah lama hidup di pinggir proses perkembangan ekonomi dan jauh dari program-program pembangunan (yang diselenggarakan pemerintah atau lembaga internasional). Migrasi ke daerah perkotaan adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan pekerjaan dan - dengan demikian - menghindari kehidupan dalam kemiskinan.
Bertentangan dengan angka kemiskinan relatif di Indonesia Timur, tabel di bawah ini menunjukkan angka kemiskinan absolut di Indonesia yang berkonsentrasi di pulau Jawa dan Sumatra. Kedua pulau ini adalah pulau terpadat (populasi) di Indonesia.
Propinsi dengan Angka Kemiskinan Absolut Tinggi:
ProvinsiOrang Miskin
(dalam jutaan)
Jawa Timur       4.78
Jawa Tengah       4.51
Jawa Barat       4.49
Sumatra Utara       1.51
Nusa Tenggara Timur       1.16
per Maret 2016

https://www.merdeka.com/uang/data-kemiskinan-sejak-era-jokowi-mulai-2014-2018-naik-atau-turun.html


http://www.monacolifecheck.com/sejarah/banyak-penjelasan-mengenai-kemiskinan-di-indonesia-simak-yuk-gays/
https://muamalatku.com/kemiskinan-di-indonesia/
pendapat saya artikelnya bagus memberi informasi tentang kemiskinan yang ada di indonesia mulai dari provinsi, desa, dan kota. Dari situ jadi terlihat pensentasi kemiskinan yang ada di indonesia. Mungkin cara mengatasi kemisikinan yang melanda indonesia dengan cara membangun usaha-usaha yang dapat mengurangi pengangguran. terus meratakan pembangunan-pembangunan infrastruktur yang menunjang kebutuhan masyarakat dan meningkat kan minat untuk belajar agar kelak nanti penerus bangsa memiliki modal untuk bersaing mendapatkan pekerjaan..
mungkin juga harus memberi wawasan untuk masyarakat yang sudah tidak sekolah agar mereka dapat berfikir kreatif mencipkan lapangan pekerjaan.
sumber : https://www.indonesia-investments.com/id/keuangan/angka-ekonomi-makro/kemiskinan/item301?

tugas 8 ilmu sosial dasar

AGAMA DAN MASYARAKAT


Secara umum, ilmu sosial budaya dasar bertujuan untuk mengembangkan kepribadian manusia dalam masyarakat dan agama, sehingga mampu menghadapi masalah dalam bermasyarakat. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang dibekali akal dan nafsu perlu membekali diri dengan agama supaya menjadi manusia yang lebih baik bagi sesama manusia berkelompok atau bermasyarakat .

Manusia sebagai makhluk sosial atau bermasyarakat butuh individu atau manusia lain karna manusia tidak akan mampu hidup sendiri ia butuh orang lain .manusia perlu bermasyarakat dan saling berhubungan atau berinteraksi satu sama lain dalam kelompok sosial maupun masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup nya dan untuk berkembang.

Agama memberikan penjelasan bahwa manusia adalah mahluk yang memilki potensi untuk berahlak baik (takwa) atau buruk (fujur) potensi fujur akan senantiasa eksis dalam diri manusia karena terkait dengan aspek instink, naluriah, atau hawa nafsu, seperti naluri makan/minum, seks, berkuasa dan rasa aman. Apabila potentsi takwa seseorang lemah, karena tidak terkembangkan (melalui pendidikan), maka prilaku manusia dalam hidupnya tidak akan berbeda dengan hewan karena didominasi oleh potensi fujurnya yang bersifat instinktif atau implusif (seperti berjinah, membunuh, mencuri, minum-minuman keras, atau menggunakan narkoba dan main judi). Agar hawa nafsu itu terkendalikan (dalam arti pemenuhannya sesuai dengan ajaran agama), maka potensi takwa itu harus dikembangkan, yaitu melalui pendidikan agama dari sejak usia dini. Apabila nilai-nilai agama telah terinternalisasi dalam diri seseorang maka dia akan mampu mengembangkan dirinya sebagai manusia yang bertakwa, yang salah satu karakteristiknya adalah mampu mengendalikan diri (self contor) dari pemuasan hawa nafsu yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Oleh karena itu kami mengangkat judul makalah agama dan masyarakat.

a. Pengertian Agama

Pengertian agama menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah system yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungannya. Kata agama berasal dari Bahasa sansekerta yang berarti tradisi, sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari Bahasa latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti mengikat kembali. Maksudnya dengan religi seseorang mengikat dirinya kepada tuhan. Pengertian agama menurut M. Hasbi Alshiddiqy adalah tuntunan yang melengkapi segala segi dan suatu peruangan untuk memperoleh kekayaan dunia dan kesentosaan akhirat, pengertian agama menurut Emile Durkheim adalah suatu sisten yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci.

b. Pengertian Masyarakat

-Peter l. Berger, definisi masyarakat adalah suatu keseluruhan kompleks hubungan manusia yang luas sifatnya. Keseluruhan yang kompleks sendiri berarti bahwa keseluruhan itu terdiri atas bagian-bagian yang membentuk suatu kesatuan .

-Karl Marx, definisi masyarakat ialah keseluruhan hubungan – hubungan ekonomis, baik produksi maupun konsumsi, yang berasal dari kekuatan-kekuatan produksi ekonomis, yakni teknik dan karya.

-Gillin & Gillin, definisi masyarakat adalah kelompok manusia yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang diikat oleh kesamaan.

-Harold j. Laski, definisi masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup dan bekerjasama untuk mencapai terkabulnya keinginan-keinginan mereka bersama.

-Robert Maciver, definisi masyarakat adalah suatu sistim hubungan-hubungan yang ditertibkan (society means a system of ordered relations)

-Selo Soemardjan, definisi masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.

-Horton & Hunt, definisi masyarakat adalah suatu organisasi manusai yang saling berhubungan.

-Mansur Fakih, definisi masyarakat adalah sesuah sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan masing-masing bagian secara terus menerus mencari keseimbangan  (equilibrium) dan harmoni.

-Emile Durkheim, definisi masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.

-Paul b. Horton & c. Hunt, definisi masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama , tinggal di   suatu   wilayah tertentu , mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut .

c. Hubungan Agama dengan Masyarakat

Telah kita ketahui Indonesia memiliki banyak sekali budaya dan adat istiadat yang juga berhubungan dengan masyarakat dan agama. Dari berbagai budaya yang ada di Indonesia dapat dikaitkan hubungannya dengan agama dan masyarakat dalam melestraikan budaya.Sebagai contoh budaya Ngaben yang merupakan upacara kematian bagi umat hindu Bali yang sampai sekarang masih terjaga kelestariannya.

Hal ini membuktikan bahwa agama mempunyai hubungan yang erat dengan budaya sebagai patokan utama dari masyarakat untuk selalu menjalankan perintah agama dan melestarikan kebudayaannya.Selain itu masyarakat juga turut mempunyai andil yang besar dalam melestarikan budaya, karena masyarakatlah yang menjalankan semua perintah agama dan ikut menjaga budaya agar tetap terpelihara.
Kaitan Agama Dalam Masyarakat

-Menurut Elizabeth K. Nottingham (1954), kaitan agama dalam masyarakat dapat mencerminkan tiga tipe, meskipun tidak menggambarkan keseluruhannya secara utuh.

Masyarakat yang Terbelakang dan Nilai-nilai Sakral
Masyarakat tipe ini kecil, terisolasi, dan terbelakang. Anggota masyarakatnya menganut agama yang sama. Sebab itu, keanggotaan mereka dalam masyarakat dan dalam kelompok keagamaan adalah sama. Agama menyusup ke dalam kelompok aktivitas yang lain.

Sifat-sifatnya: agama memasukkan pengaruhnya yang sakral ke dalam sistem masyarakat secara mutlak, nilai agama sering meningkatkan konservatisme dan menghalangi perubahan dalam masyarakat dan agama menjadi fokus utama pengintegrasian dan persatuan masyarakat secra keseluruhan yang berasal dari keluarga yang belum berkembang.

Mayarakat-masyarakat Praindustri yang Sedang Berkembang
Masyarakatnya tidak terisolasi, ada perkembangan teknologi. Agama memberi arti dan ikatan kepada sistem nilai dalam tiap masyarakat,pada saat yang sama, lingkungan yang sakral dan yang sekular masih dapat dibedakan. Fase kehidupan sosial diisi dengan upacara-upacara tertentu. Di pihak lain, agama tidak memberikan dukungan sempurna terhadap aktivitas sehari-hari, agama hanya memberikan dukungan terhadap adat-istiadat.


sumber: https://fauzanbrs94.wordpress.com/2015/11/24/agama-dan-masyarakat/

tugas 7 ilmu sosial dasar

A.    ILMU PENGETAHUAN
            Ilmu Pengetahuan berasal dari dua kata, yaitu “ilmu” dan “pengetahuan” yang memiliki arti tersendiri. Keseluruhannya telah lama dipersoalkan oleh ahli filsafat seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles dimana teori ilmu pengetahuan merupakan cabang atau sistem filsafat. Oleh J.P Farrier dalam institutes of metaphiscs (1854), pemikiran tentang teori pengetahuan itu disebut ”epistemologi” (epistem=pengetahuan, logos=pembicaraan/ilmu).

            Menurut Immanuel Kant pengetahuan merupakan persatuan budi dan pengalaman. Dari berbagai macam pandangan tentang pengetahuan di peroleh sumbe-sumber pengetahuan berupa ide, kenyatan, kegiatan akal-budi, pengalaman, sentesis budi atau meragukan karena tak adanya sarana untuk mencapai pengetahuan yang pasti.

            Untuk membuktikan apakah isi pengetahuan itu benar, perlu berpangkal pada teori-teori kebenaran pengetahuan. Teori pertama bertitik tolak adanya hubungan dalil, dimana pengetahuan dianggap benar apabila dalil (proposisi) itu mempunyai hubungan dengan dalil (proposisi) yang terdahulu.kedua, pengetahuan itu benar apabila ada kesesuaian dengan kenyataan, bahwa pengetahuan itu benar apabila mempunyai konsekuensi praktis dalam diri yang mempunyai pengetahuan itu.

            Banyaknya teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu definisi ilmu pengetahuan akan mengalami kesulitan sebab, membuat suatu definisi dari definisi ilmu pengetahuan yang dikalangan ilmuan sendiri sudah ada keseragaman pendapat. Hanya akan merangkap dalam tautologies (pengulangan tanpa membuat kejelasan) dan pleonasme atau mubazir saja.         

            Dalam penerapan sebuah ilmu pengetahuan akan memunculkan sebuah hambatan sosial. Hal ini disebabkan, pola pikir ilmiah tidak mempertimbangkan nilai moral dan dampak terhadap sosial ekonomi. Sebab manusia tidak selalu sadar dengan hal ini,dan manusia yang paling sederhanapun hanya sedikit peduli terhadap sosial ekonomi.

            Contoh sederhana tapi mendalam  terjadi pada masyarakat mistis. Dalam masyarakat tersebut ada kesatuan dari pengetahuan (mitis) dan perbuatan (sosial), demikian pula hubungan  sosial di dalam suku dan kewajiban individu sudah terang, argumen ontologis, kalau meminjam teori plato berteori tentang wujud dan hakikat yang ada. Keadaan sekarang sudah berkambang sehingga manusia sudah mampu  membedakan antara ilmu pengetahuan (kebenaran) dan ilmu etika (kebaikan). Maka yang pertama dipentingkan  bukan “apa” melainkan “bagaimana” dapat menghubungkan ilmu  pengetahuan dengan etika  dalam suatu sikap yang dapat dipertanggung jawabkan.

            Alasan lain untuk mengintegrasikan kedua bidang tersebut ialah karena dalam perkembangan-perkembangan ilmu modern, pengetahuan manusia telah mencapai lingkupnya yang paling luas, dimulai dengan pikiran antologis, kemudian gauli, rahasia-rahasianya dimanfaatkan bagi manusia. Timbul kesan seolah- olah pengetahuan ilmiah merupakan suatu tujuan tersendiri (ilmu demi ilmu). Bahkan ada ilmu pengetahuan murni, jadi lepas  dari apa yang ada di luar ruang lingkup ilmu, lepas dari masyarakat dan hidup sehari-hari. Di sini manusia  berhadapn dengan pertanyaan –pertanyaan mengenali kebaikan dan kejahatan, kesadaran politik, nilai-nilai religius, dan sebagainya. Oleh pandangan ini kaidah etis etis beserta lain-lainnya di cap sebagai sosial akstra ilmiah (diluar dibidang ilmu).

            Sekarang tidak dapat netral dan bersikap netral lagi terhadap ilmu penyelidikan ilmiah. Karena manusia hidup dalam suatu dunia, hasil ilmu pengetahuan dapat membawa pada malapetaka yang belum pernah kita bayangkan sehingga perlu etika ilmu pengetahuan sebagai satu-satunya jalan keluar. Lebih lanjut diakui oleh filsafat modern, bahwa manusia dalam pekerjaan ilmiahnya  tidak hanya bekerja dengan akal budinya, melainkan dengan seluruh eksitensinya, dengan seluruh keadaannya, dengan hatinya, dengan panca inderanya  sehingga manusia, dalam mengambil keputusannya, membuat pilihannya terlebih dahulu, mendapapat pertimbangannya terlebih dahulu, mendapat pertimbangan dengan pengajaran agama, dan nialai-nilai atau norma kesusilaan. Konteks ilmu dengan ajaran agama dalam rangka meeningkatkan ilmuan itu sendiri sejajar dengan orang-orang yang beriman pada derajat yang tinggi, sebagai pemegang alamat  dan akan tetap memperoleh pahala.

B.     TEKNOLOGI
            Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. Kata yunani kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti seseorang yang memiliki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola, langkah, dan metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik.

            Sampai pada permulaan abad XX ini, istilah teknologi telah dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses, dan ide disamping alat-alat dan mesin-mesin. Perluasan arti itu berjalan terus   sampai pertengahan abad ini muncul perumusan teknologi sebagai sarana atau aktifitas yang dengannya manusia berusaha mengubah dan menangani lingkungan. Ini merupakan suatu pengertian yang sangat luas karena setiap sarana perlengkapan maupun kultural tergolong suatu teknologi.

            Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Kecenderungan ini pun mempunyai suatu akibat dimana kalau teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam perwujudan tersebut maka dengan sendirinya setiap jenis teknologi/sebagian ilmu pengetahuan dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya.

            Demikianlah teknologi adalah segenap keterampilan manusia menggunakan sumber-sumber daya alam untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan. Secara lebih umum dapatlah bahwa teknologi merupakan suatu sistem penggunaan berbagai sarana yang tersedia untuk mencapai tujuan-tujuan praktis yang ditentukan.

C.     KEMISKINAN
            Menurut Petirin A. Sorokin, bahwa stratifikasi soisal (social stratification) adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas – kelas secara bertingkat (secara hierarakis). Perwujudannya adalah adanya kela-kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah. Selanjutnya Sorokin menjelaskan bahwa dasar dan inti lapisan-lapisan dalam masyarakat adalah karena tidak ada keseimbangan dalam pembagian hak-hak dan kewajiban-kewajiban, kewajiban-kewajiban dan tanggung jawab nilai-nilai sosial dan pengaruhnya diantara anggota-anggota masyarakat. Lapisan-lapisan ini dalam masyarakat itu ada sejak manusia mengenal kehidupan bersama dalam masyarakat. Mula-mula lapisan-lapisan didasarkan pada pembedaan jenis kelamin, perbedaan antara pemimpin dan yg dipimpin, pembagian kerja dan sebagainya. Semakin kompleks dan majunya pengetahuan dan teknologi dalam masyarakat, maka system lapisan-lapisan dalam masyarkat akan semakin kompleks pula.

            Kemiskinan menurut Kantor Menteri Negara Kependudukan/ BKKBN  adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri dengan taraf kehidupan yang dimiliki dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga, mental maupun fisiknya untuk memenuhi kebutuhannya.

            Kemiskinan memang merupakan sebuah dampak negatif dari sebuah perkembangan IPTEK yang semakin pesat tanpa di iringi dengan ekonomi yang mumpuni, sehingga menimbulkan kaum miskin yang tertinggal akan IPTEK. Hal ini bisa terlihat dengan penggantian tenaga manusia menjadi tenaga robotic pada perusahaan sebagai dampak dari perkembangan IPTEK, tanpa di iringi dengan pemikiran terhadap kaum buruh yang miskin. Hal ini tentu saja membuat mereka menjadi kalah atau tersingkir akibat dari kemajuan IPTEK.


sumber : http://immanuelangga.blogspot.com/2016/01/makalah-ilmu-pengetahuan-teknologi-dan.html